Kita harus yakih bahwa Tuhan akan selalu memberi kita hidup yang indah ! :) .......dan setiap keindahan berasal dari hal yang menjijikkan
Senin, 23 September 2013
Minggu, 22 September 2013
Yang ditengah mati?!!!!! WHATSSSSS?!
Hai apa kabar para pembaca yang sedang bosan. Kali ini aku akan bahas tentang masalah berfoto. Ada yang percaya atau pernah denger kalo kita foto bertiga pasti yang di tengah bakal meninggal?
Sewaktu kecil aku percaya hal itu. Sampai-sampai aku nggak berani sekalipun cobak untuk foto bertiga dan aku yang di tengah. Alhasil aku selalu menghindar. Sampai suatu saat, aku tak sadar telah foto bertiga dan aku yang di tengah. Perasaan takut menyelimuti, galau, campur semua. Aku seperti sedang menunggu kematian *waa lebay. Tapi ini beneran.
Dan....aku sadar, kenapa aku nggak meninggal2. Itu semua jelas hanya mitos, omongan yang nggak pasti nggak jelas. Apa pengaruhnya? Kalo emang terjadi , berarti itu hanya kebetulan saja. Jelas nggak sih kalo foto mempengaruhi hidup dan mati kita? masuk akal nggak? So, kita punya Tuhan. Percaya sama Allah, dia segalanya yang mengatur hidup dan mati kita.
Kapas-kapas yang Tersebar ( diadaptasi dari siaran radio)
Suata
ketika hiduplah seorang pedagang yang sukses. Karena sering berdagang sampai
keluar kota, maka ia mulai terjerumus ke perjudian dan mabok bersama
orang-orang nakal yang ia temui di luar kota itu. Akhirnya hasil jeri payah
yang ia peroleh dari usahanya muali habis di meja judi. Rasa tidak puasnya
terhadap kekalahan membuat ia semakin gila dan terus menerus menghabiskan
uangnya demi taruhan.
Lambat
laun ia menjadi bangkrut , seluruh hartanya musnah karena perjudiannya.
Kehidupannya menjadi terbalik sekarang. Anak istrinya sengsara karena tindakan
pedagang itu. Tak ada yang tahu bahwa penyebebnya adalah kebiasaannya di meja
judi. Hal itu jelas tidak boleh ada yang tahu. Karena tak ingin ada yang
mencurigai, maka ia menyebarkan berita bahwa kawan yang menjadi kepercayaannya
telah memeras hartanya demi kepentingan sendiri.
Berita
itu sangat cepat menyebar. Hidup sang kawan kini sengsara. Namun ia hanya
pasrah sampai-sampai ia jatuh sakit karena tak sanggup menerima keadaan yang
terjadi. Tak hanya sakit yang diderita , ia juga harus menerima kenyataan yang
tak kalah memilukan bahwa keluarganya telah dikucilkan masyarakat.
Keadaan
itu terdengar sampai ke telinga sang pedagang. Ia tak menyangka bahwa
tindakannya akan berhujung seperti ini. Karena merasa sangat bersalah , maka ia
pergi mengunjuni kawannya untuk meminta maaf.
Tiba
di rumah sang kawan ia datang dan meminta maaf. Namun sang kawan berkata,
“Baiklah, aku akan memaafkan perbuatanmu. Namun kau harus terlebih dahulu
mengabulkan dua permintaanku”. “Apakah itu kawan?”, sahut pedagang. Sang kawan
memberikan sebuah bantal pada pedagang dan berkata, “Sebarkan kapas yang ada di
dalamnya secara perlahan di atap rumah”. Maka dilaksanakannya permintaan itu
oleh sang pedagang. Setelah semua kapas tersebar , ia turun dan kembali menemui
sang kawan. “Sudah kulakukan. Apa permintaanmu yang kedua?”, tanya sang
pedagang. “Ambilah kembali kapas-kapas yang sudah kau sebar itu kedalam bantal
ini”, ucapnya dengan sura hampir habis tertelan volume. “Itu sangat sulit
kulakukan, kapasnya sudah menyebar kemana-mana. Sangat sulit ”. Dengan sisa
tenaganya, sang kawan berkata ,“Seperti itulah berita yang kau sebar. Seperti
kapas-kapas yang sudah tersebar itu. Sangat sulit kau kembalikan. Kata maaf
saja tidak cukup untuk menebusnya.”. sang pedagang hanya bisa tertegun dan diam
bersama sang kawan yang tengah siap mengembus nafah panjang.
Coretan ke dua
Tuhan, bolehkah aku meminta?
Aku sangat menyukainya . Untuk hati yang merintih ini ,
aku berharap kami bisa hidup bahagia.
Entah kehidupan kami masing2 ataupun kehidupan kami bersama kelak .
Jadikan diantara kami saling menyayangi .
Cukuplah itu jika hanya pengertian tentang hati dan perasaanku .
Aku mengerti , dengan keadaan yang bukan diriku sendiri.
Keadaan yang mengharapkan suatu pujian.
Aku sangat menyukainya . Untuk hati yang merintih ini ,
aku berharap kami bisa hidup bahagia.
Entah kehidupan kami masing2 ataupun kehidupan kami bersama kelak .
Jadikan diantara kami saling menyayangi .
Cukuplah itu jika hanya pengertian tentang hati dan perasaanku .
Aku mengerti , dengan keadaan yang bukan diriku sendiri.
Keadaan yang mengharapkan suatu pujian.
Ada apa dengan saya (?)
Sudah biasa yaa kirim foto beginian kalo temen kalian ulang tahun. Ini pertama kali aku melakukannya. Dan aku nggak tau kenapa melakukannya (?) nah setelah foto seperti itu pastinya kamu ngirim lewat medsos kan, sekalian yang lain tau gitu. Tapi aku nggak. Entah kenapa nggak aku kirim ke dia, dan akhirnya foto ini sudah berusia hampir satu tahun di laptopku. Menjamur tanpa dia (Dian) ketahui.
Sabtu, 21 September 2013
Bosan Sekolah
Tiga tahun tas nempel di punggung,
Malam-malam masih harus belajar
Padahal lagi ada Konser Super Junior Live
Sampai aku bosan liat meja belajar
Mulai dulu isinya buku-buku dan selembar daftar pelajaran
Mau begadang , Eh besok ada jam ke nol
Gurunya Killer, pula
Yang dimasukin ke tas buku pelajaran semua
Kok nggak Majalah aja atau komik ?
Katanya masa remaja itu harus dinikamati
~
Yaaah.. pagi-pagi udah dibangunin sama mama
Padahal lagi mimpi ketemu Siwon
Kenapa harus setiap hari ke sekolah?
Kok nggak ke tempat lainnya?
Seragamnya itu melulu sih
Ditambah ikat pinggang , dasi , sedikit dandanan
Jadilah seperti saya yang kemarin , kemarin , dan kemarinnya lagi
Setiap pagi harus pake sepatu hitam
Lengkap juga kaos kaki berlogo
Raut wajah jadi kusut kalo mikirin itu
Tapi berubah terharu
Di lampu merah tadi..
Anak-anak pengamen
Yang dibawa bukan buku dan tas
Tapi kecrekan dari tutup minuman soda
Baju mereka , lebih bagus seragam biru putihku ini
Ternyata sepatu hitam setiap hari lebih baik
Daripada mereka yang tanpa alas kaki
Memang sih, mereka nggak harus belajar malam hari
Bukan nonton konser Super Junior,
Tapi nggak punya buku dan mereka nggak sekolah
Mereka bisa begadang
Bukan karna nggak ada jam ke nol,
Tapi harus ngamen buat makan besok
Tidurnya nggak senyaman tidurku
Mimpi ketemu Siwon aja belum tentu
Bangunnya lebih dulu dari matahari
Tapi nggak ada yang bagunin kayak mama
Bukannya ke kamar mandi malah ke sungai
Bukannya ke sekolah malah ke lampu merah
Malam-malam masih harus belajar
Padahal lagi ada Konser Super Junior Live
Sampai aku bosan liat meja belajar
Mulai dulu isinya buku-buku dan selembar daftar pelajaran
Mau begadang , Eh besok ada jam ke nol
Gurunya Killer, pula
Yang dimasukin ke tas buku pelajaran semua
Kok nggak Majalah aja atau komik ?
Katanya masa remaja itu harus dinikamati
~
Yaaah.. pagi-pagi udah dibangunin sama mama
Padahal lagi mimpi ketemu Siwon
Kenapa harus setiap hari ke sekolah?
Kok nggak ke tempat lainnya?
Seragamnya itu melulu sih
Ditambah ikat pinggang , dasi , sedikit dandanan
Jadilah seperti saya yang kemarin , kemarin , dan kemarinnya lagi
Setiap pagi harus pake sepatu hitam
Lengkap juga kaos kaki berlogo
Raut wajah jadi kusut kalo mikirin itu
Tapi berubah terharu
Di lampu merah tadi..
Anak-anak pengamen
Yang dibawa bukan buku dan tas
Tapi kecrekan dari tutup minuman soda
Baju mereka , lebih bagus seragam biru putihku ini
Ternyata sepatu hitam setiap hari lebih baik
Daripada mereka yang tanpa alas kaki
Memang sih, mereka nggak harus belajar malam hari
Bukan nonton konser Super Junior,
Tapi nggak punya buku dan mereka nggak sekolah
Mereka bisa begadang
Bukan karna nggak ada jam ke nol,
Tapi harus ngamen buat makan besok
Tidurnya nggak senyaman tidurku
Mimpi ketemu Siwon aja belum tentu
Bangunnya lebih dulu dari matahari
Tapi nggak ada yang bagunin kayak mama
Bukannya ke kamar mandi malah ke sungai
Bukannya ke sekolah malah ke lampu merah
Cuplikan Film
Love rain
Aku juga sangat menyukaimu
Bukan hanya cintamu yang penuh dengan air mata
Jadi berhentilah bertingkah seolah-olah hanya kau yang terluka
Aku menyukaimu sama seperti kau menyukainya
Kenapa aku menjadi pihak yang jahat di sini
-Hye Jung-
Aku juga sangat menyukaimu
Bukan hanya cintamu yang penuh dengan air mata
Jadi berhentilah bertingkah seolah-olah hanya kau yang terluka
Aku menyukaimu sama seperti kau menyukainya
Kenapa aku menjadi pihak yang jahat di sini
-Hye Jung-
The Bilionare
Jangan patah semangat walau apapun terjadi,
jika kita menyerah, maka habislah sudah.
-Ittipat Kulpongwanich-
Jangan patah semangat walau apapun terjadi,
jika kita menyerah, maka habislah sudah.
-Ittipat Kulpongwanich-
The Clique
Aku lebih baik jadi pecundang yang tak punya teman,
daripada punya banyak teman yang diam-diam membenciku
Aku lebih baik jadi pecundang yang tak punya teman,
daripada punya banyak teman yang diam-diam membenciku
-Massie Block-
Charlie and the chocolate factory
Aku takkan meninggalkan keluargaku demi apapun.
Bahkan demi seluruh coklat di dunia
Bahkan demi seluruh coklat di dunia
-Charlie-
Cin(T)a
Ø
Cina :
Atau kau pindah kristen aja,Nis
Anisa : Yakin lo masih mau sama gue? Tuhan gue aja berani gue khianatin, apalagi lo ntar
Anisa : Yakin lo masih mau sama gue? Tuhan gue aja berani gue khianatin, apalagi lo ntar
Ø
Jaman dulu muslim minoritas juga. Hindu semua
nih negara. Bisa jadi sepuluh tahun lagi mayoritas kristen.
Coretan
Tidak bisakah dua menjadi satu ?
tidak bisahkah secepatnya bumi berputar selama mungkin?
tidak bisakah bumi menunggu aku menantinya ?
tidak bisakah seseorang membuatnya cinta kepada KU ?
tidak bisahkah secepatnya bumi berputar selama mungkin?
tidak bisakah bumi menunggu aku menantinya ?
tidak bisakah seseorang membuatnya cinta kepada KU ?
Ketika akrab berujung mala petaka
Jangan sesekali mencoba berteman dengan sangaaaat akrab jika kamu tidak bisa mebedakan setia terhadap teman lama maupun teman baru.
Sama kah?
Jika anda sedang tidak bahagia, bingung, ingin menangis maka anda memiliki perasaan yang sama dengan saya. Bersabarlah terus, saya pun sedang melakukannya. Berwudhu, sholat, membaca Al Qur'an sembari berdoa agar diberi kemudahan. Silahkan di coba, semoga hidup anda menyenangkan.
Langganan:
Postingan (Atom)


